Perang adalah sebuah aksi fisik dan non fisik antara dua kelompok atau lebih untuk melakukan dominasi di wilayan yang dipertentangkan. Perang secara purba di maknai sebagai pertikaian bersenjata, di era modern, perang lebih mengarah pada superioritas teknologi dan industri, hal ini tercermin dari doktrin angkatan perangnya seperti " Barang siapa menguasai ketinggian maka menguasai dunia ", hal ini menunjukkan bahwa penguasaan atas ketinggian harus dicapai oleh teknologi. Namun kata Perang tidak lagi berperan sebagai kata kerja, namun sudah bergeser pada kata sifat, yang mempopulerkan hal ini adalah para Jurnalis, sehingga lambat laun pergeseran ini mendapatkan posisinya, namun secara umum perang berarti "pertentangan"
Penyebab Terjadi nya Perang
Secara spesifik dan wilayah filosofis, perang merupakan turunan sifat dasar manusia yang tetap sampai sekarang memelihara dominasi dan persaingan sebagai sarana memperkuat eksistensi diri. Dengan mulai secara psikologis dan fisik. Dengan melibatkan diri sendiri dan orang lain, baik secara kelompok atau bukan. perang dapat mengakibatkan kesedihan dan kemiskinan yang berkepanjangan. sebagai contah perang dunia yang mengakibatkan hialngnya nyawa beratus ratus orang dijepang dan tentu saja hal ini mengakibatkan kesedihan mendalam dalam diri masyarakat jepang.
Penyebab terjadinya perang di antaranya adalah:
* Perbedaan ideologi
* Keinginan untuk memperluas wilayah kekuasaan
* Perbedaan kepentingan
* Perampasan Sumber Daya Alam (minyak, hasil pertanian, dll)
Jenis-jenis peperangan
Perang Saudara
Perang Saudara merujuk kepada suatu jenis perang di mana bukan dua atau lebih negara yang menjadi kubu yang berlawanan namun beberapa faksi (=saudara) di dalam sebuah entitas politik.
Dalam bahasa Inggris perang saudara disebut civil war yang secara harafiah artinya adalah "perang warga sipil" atau "perang madani".
Tidak jarang sebuah perang saudara merupakan tanda awal perpecahan sebuah entitas politik.
Contoh Perang Saudara
*Perang Saudara Amerika

Kiri atas: Rosecrans di Sungai Stones, Tennessee; kanan atas: tawanan Konfederasi di Gettysburg; bawah: Pertempuran Benteng Hindman, Arkansas
Perang Saudara Amerika adalah perang yang terjadi antara 1861 dan 1865 di Amerika Serikat (AS). Sekelompok negara bagian di bagian selatan ingin merdeka, sedangkan pemerintahan dan negara-negara bagian di utara ingin menjaga AS tetap utuh.
Penyebab
Di Selatan, banyak orang yang menjadi budak yang dimiliki orang lain, dan sebagian besar pekerjaan di ladang dikerjakan oleh mereka. Sedangkan negara-negara bagian di utara telah memutuskan membuat hukumyang menyatakan tak seorang pun bisa memiliki orang lain. Negara-negara utara itu disebut "negara bagian bebas", dan di selatan "negara bagian budak". Selain itu, sebagian besar tanah milik AS di barat belum dibagiatas negara bagian, namun teritori, di mana penduduk bukan penduduk asli tinggal. Tak seperti negara bagian, teritori itu tak membantu memutuskan siapayang bakal jadi presiden, dan teritori itu tak mengirim wakilnya ke Washington, DC untuk membuat hukum seluruh negeri. Banyak orang kulit putih pindah ke sana, dan tiap orang setuju bahwa suatu hari semua teritori itu harus disebut negara bagian. Di utara, orang ingin negara-negara bagian itu menjadi negara bebas. Di selatan, orang menginginkannya menjadi negara bagian budak. Abraham Lincoln berasal dari utara, dan saat ia berpacu demi jabatan presiden ia berkata bahwa semua negara bagian itu menjadi negara bagian bebas, meski ia tak merencanakan menyuruh tiap budak di negara bagian budak itu. Para pemilik budak di selatan juga takut akan beberapaorang yang mengatakan mereka ingin menjadikannya kejahatan untuk memiliki para budak di semua bagian AS. Banyak juga orang di utara yang tinggal di kota-kota dan bekerja di pabrik, dan mereka menginginkan kebijakan yang membantu ekonominya. Namun banyak orang di seltan yang tinggal di kota kecil dan bekerja di pertanian, dan menginginkan kebijakan yang mendukung ekonominya. Sereka sering tak bisa setuju pada keputusan terbaik.
Saat Lincoln memenangkan pemilu dan menjadi presiden baru, banyak negara budak yang memisahkan diri AS, dan membentuk negara baru, Negara Konfederasi Amerika, yang beribukota di Richmond, Virginia.
Perang
Ada 2 daerah penting di mana perang itu terjadi - di barat dan di timur.
Di wilayah timur, ada ibukota AS, Washington, District of Columbia, dan ibukota Konfederasi di Richmond. Kedua kota itu hanya berjarak 90 mil. Di daerah ini, pemimpin militer Konfederasi ialah Robert E. Lee. Lee adalah jenderalyang baik, dan banyak memenangkan pertempuran. Meski memiliki banyak prajurit, utara tak bisa menduduki Richmond dengan mudah hingga akhir perang pada 1865.
Di wilayah barat, ada sungai besar, Sungai Mississippi. Ulysses Simpson Grant (yang kemudian menjadi Presiden AS) banyak memenangkan pertempuran di sini. Pasukan utara menduduki hampir semua kota di sungai Mississippi, namun Konfederasi masih memegang Vicksburg. Pada 4 Juli 1863, Vicksburg menyerah pada Ulysses S. Grant. Ini membagi Konfederasi menjadi 2.
Lincoln memutuskan bahwa Ulysses S Grant ialah jendral terbaiknya. Ia mengangkat Ulysses Grant jenderal di bagian timur. Grant menyerang Lee kembali. Lee menyadari pasukannya kalah banyak dan ia menyerah pada Grant.
Tanggal 12 April 1861 – 9 April 1865 (pertempuran terakhir selesai 13 Mei 1865)
Lokasi Amerika Serikat Selatan
Hasil Kemenangan pihak Uni, rekonstruksi, penghapusan perbudakan
Casus belli Serangan Konfederasi ke Benteng Sumter
Pihak yang Terlibat
Pihak Uni : Amerika Serikat

Kekuatan : 2.200.000
Jumlah Korban : 110.000 Gugur di medan perang
Total Korban tewas : 360.000 orang
Total yang Terluka : 275.200 Orang
Pihak Konfederasi : Negara Bagian Amerika
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Kekuatan : 1.064.000
Jumlah Korban : 93.000 Gugur di medan perang
Totaol Korban tewas : 260.000 orang
Total yang Terluka : lebih dari 137.000 orang

*Perang Saudara Rusia

Perang Saudara Rusia adalah perang saudara yang terjadi dari tahun 1918 sampai tahun 1922 antara beberapa grup di Rusia. Pertempuran utama terjadi antara dua grup: tentara Merah dan tentara Putih. Tentara Merah adalah pasukan komunis. Tentara Putih melawan komunis. Akhirnya, tentara merah memenangkan perang ini. Setelah perang ini, didirikan pemerintah komunis Uni Soviet tahun 1922.
*Perang Saudara Spanyol

Perang Saudara Spanyol, yang berlangsung dari 17 Juli 1936 hingga 1 April 1939, adalah konflik antara kaum Nasionalis yang dipimpin oleh Jenderal Francisco Franco yang mengalahkan kaum Loyalis yang dipimpin oleh Presiden Manuel Azaña dari Republik Spanyol Kedua. Kaum Loyalis mendapatkan senjata dan relawan dari Uni Soviet dan gerakan Komunis internasional, sementara kaum Nasionalis (atau Francois) didukung oleh negara-negara Fasis, termasuk Italia dan Jerman. Kaum Republikan terdiriatas kaum sentris (tengah) yang mendukung demokrasi liberal kapitalis hingga komunis dan kaum revolusioner anarkis. Basis kekuatan mereka terutama adalah sekular dan urban (meskipun juga termasuk kaum buruh taniyang tidak memiliki tanah) dan khususnya kuat di wilayah-wilayah industri seperti Asturias dan Catalunya. Negeri Basque yang konservatif juga memihak dengan Republik, terutama karena ia, bersama-sama dengan tetangganya Catalunya, berusaha mendapatkan otonomi dari pemerintahan pusat yang belakangan ditindas dengan menciptakan sentralisasi terhadap kaum nasionalis. Kaum Francois umumnya memiliki basis dukungan di pedesaan, masyarakatyang kaya dan konservatif. Pada umumnya mereka Katolik Roma, dan mendukung sentralisasi kekuasaan. Sebagian dari taktik-taktik militer dalam perang ini - termasuk penggunaan taktik-taktik teror terhadap kaum sipil - mendahului apa yang kelak terjadi dalam Perang Dunia II, meskipun baik kaum Nasionalis maupun Republikan sangat mengandalkan pasukan infantri ketimbang menggunakan taktik-taktik modern seperti blitzkrieg (serangan kilat) dengan tank dan pesawat-pesawat terbang.
Sementara perang itu berlangsung hanya sekitar tiga tahun, situasi politiknya sudah penuh dengan kekerasan selama beberapa tahun sebelumnya. Jumlah korbannya dipertikaikan. Perkiraan umum menyebutkan antara 300.000 hingga 1 juta orang terbunuh. Banyak di antara para korban ini disebabkan oleh pembunuhan-pembunuhan massal yang dilakukan kedua belah pihak. Perang ini dimulai dengan pemberontakan militer di seluruh Spanyol dan koloni-koloninya, yang diikuti oleh pembalasan kaum Republikan terhadap Gereja, yang dipandang kaum Republikan radikal sebagai lembaga yang menindas yang mendukung orde lama.
Terjadi pembantaian terhadap rohaniwan-rohaniwati Katolik dan gereja-gereja. Biara-biara dibakar. Dua belas uskup, 283 biarawati, 2.365 biarawan dan 4.184 imam Katolik dibunuh.Bekas pemilik tanah dan kaum industrialis juga diserang. Selama dan menjelang pecahnya perang, kaum Nasionalis melaksanakan program pembunuhan massal terhadap lawan-lawan mereka. Dilakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah, dan orang-orang yang tidak disukai seringkali dipenjarakan atau dibunuh. Para aktivis serikat buruh, yang dikenal sebagai simpatisan kaum Republikan dan yang sering mengkritik rezim Franco merupakan orang-orang pertama yang diincar. Kaum Nasionalis juga melakukan pengeboman udara terhadap wilayah-wilayah sipil dengan bantuan angkatan udara Jerman dan Italia. Kebrutalan biasa dilakukan oleh semua pihak.
Dampak perang ini sangat hebat: Dibutuhkan waktu puluhan tahun untuk memulihkan kembali ekonomi Spanyol. Dampak politik dan emosional dari perang ini terus dirasakan jauh melampaui batas-batas negara Spanyol dan menyulut semangat kaum komunitas intelektual dan politik internasional, yang hingga kini masih ditemukan dalam politik Spanyol.
Para simpatisan Republikan menyatakannya sebagai perjuangan antara "tirani dan demokrasi", atau "fasisme dan kebebasan", dan banyak pembaharu muda dan kaum revolusioner yang mempunyai komitmen tinggi bergabung dengan Brigade Internasional, yang merasa bahwa menyelamatkan Republik Spanyol berada di garis depan peperangan melawan fasisme. Namun para pendukung Franco, khususnya anggota-anggota muda dari korps perwira, memandanganya sebagai pertempuran antara gerombolan merah komunisme dan anarkisme di satu pihak melawan "peradaban Kristen" di pihak lain.
Pihak yang Terlibat
Tanggal 1936 - 1939
Lokasi Spanyol
Hasil Kemenangan kaum Nasionalis
Pihak yang terlibat
Republik Spanyol Kedua
Relawan asing
Uni Soviet
milisi CNT
milisi UGT
milisi POUM
Komandan : Manuel Azaña,Francisco Largo Caballero,Juan Negrín
Spanyol Nasionalis
Italia Fasis
Jerman Nazi
Relawan asing
Falangis
Carlis
Perang Teluk I

Pesawat tempur AS melintasi kilang minyak yang terbakar.
Perang Teluk Persia I atau Gulf War disebabkan atas Invasi Irak atas Kuwait 2 Agustus 1990 dengan strategi gerak cepat yang langsung menguasai Kuwait. Emir Kuwait Syeikh Jaber Al Ahmed Al Sabah segera meninggalkan negaranya dan Kuwait dijadikan provinsi ke-19 Irak dengan nama Saddamiyat Al-Mitla` pada tanggal 28 Agustus 1990, sekalipun Kuwait membalasnya dengan serangan udara kecil terhadap posisi posisi Irak pada tanggal 3 Agustus 1991 dari pangkalan yang dirahasiakan.
Invasi Irak ke Kuwait disebabkan oleh kemerosotan ekonomi Irak setelah Perang Delapan Tahun dengan Iran dalam perang Iran-Irak. Irak sangat membutuhkan petro dolar sebagai pemasukan ekonominya sementara rendahnya harga petro dolar akibat kelebihan produksi minyak oleh Kuwait serta Uni Emirat Arab yang dianggap Saddam Hussein sebagai perang ekonomi serta perselisihan atas Ladang Minyak Rumeyla sekalipun pada pasca-perang melawan Iran, Kuwait membantu Irak dengan mengirimkan suplai minyak secara gratis. Selain itu, Irak mengangkat masalah perselisihan perbatasan akibat warisan Inggris dalam pembagian kekuasaan setelah jatuhnya pemerintahan Usmaniyah Turki.
Akibat invasi ini, Arab Saudi meminta bantuan Amerika Serikat tanggal 7 Agustus 1990. Sebelumnya Dewan Keamanan PBB menjatuhkan embargo ekonomi pada 6 Agustus 1990.
Amerika Serikat mengirimkan bantuan pasukannya ke Arab Saudi yang disusul negara-negara lain baik negara-negara Arab kecuali Syria, Libya dan Yordania serta Palestina. Kemudian datang pula bantuan militer Eropa khususnya Eropa Barat (Inggris, Perancis dan Jerman Barat), serta beberapa negara di kawasan Asia. Pasukan Amerika Serikat dan Eropa di bawah komando gabungan yang dipimpin Jenderal Norman Schwarzkopf serta Jenderal Collin Powell. Pasukan negara-negara Arab dipimpin oleh Letjen. Khalid bin Sultan.
Misi diplomatik antara James Baker dengan menteri luar negeri Irak Tareq Aziz gagal (9 Januari 1991). Irak menolak permintaan PBB agar Irak menarik pasukannya dari Kuwait 15 Januari 1991. Akhirnya Presiden Amerika Serikat George H. Bush diizinkan menyatakan perang oleh Kongres Amerika Serikat tanggal 12 Januari 1991. Operasi Badai Gurun dimulai tanggal 17 Januari 1991 pukul 03:00 waktu Baghdad yang diawali serangan serangan udara atas Baghdad dan beberapa wilayah Irak lainnya serta operasi di daratan yang mengakibatkan perang darat yang dimulai tanggal 30 Januari 1991.
Irak melakukan serangan balasan dengan memprovokasi Israel dengan menghujani Israel terutama Tel Aviv dan Haifa, Arab Saudi di Dhahran dengan serangan rudal Scud B buatan Sovyet rakitan Irak, serta melakukan perang lingkungan dengan membakar sumur sumur minyak di Kuwait dan menumpahkan minyak ke Teluk Persia. Sempat terjadi tawar-menawar perdamaian antara Uni Sovyet dengan Irak yang dilakukan atas diplomasi Yevgeny Primakov dan Presiden Uni Sovyet Mikhail Gorbachev namun ditolak Presiden Bush pada tanggal 19 Februari 1991. Sementara Sovyet akhirnya tidak melakukan tindakan apa pun di Dewan Keamanan PBB semisal mengambil hak veto. Israel diminta Amerika Serikat untuk tidak mengambil serangan balasan atas Irak untuk menghindari berbaliknya kekuatan militer Negara Negara Arab yang dikhawatirkan akan mengubah jalannya peperangan.
Pada tanggal 27 Februari 1991 pasukan Koalisi berhasil membebaskan Kuwait dan Presiden Bush menyatakan perang selesai.
Tanggal 2 Agustus 1990 – 28 Februari 1991
Lokasi Teluk Persia
Hasil Kemenangan mutlak koalisi,
pembebasan Kuwait.
Casus belli Invasi Irak ke Kuwait.
Pihak yang terlibat
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Koalisi PBB : Norman Schwarzkopf (Amerika)
Kekuatan :660.000
Jumlah korban yang tewas : 378.000 orang
Jumlah korban yang terluka : 1.000 orang
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Irak : Saddam Hussein
kekuatan :360.000
Jumlah Korban yang tewas : 25.000 orang
jumlah Korban yang terluka : 75.000 orang
Perang Dingin
Perang Dingin adalah sebutan bagi sebuah periode di mana terjadi konflik, ketegangan, dan kompetisi antara Amerika Serikat (beserta sekutunya disebut Blok Barat) dan Uni Soviet (beserta sekutunya disebut Blok Timur) yang terjadi antara tahun 1947—1991. Persaingan keduanya terjadi di berbagai bidang: koalisi militer; ideologi, psikologi, dan tilik sandi; militer, industri, dan pengembangan teknologi; pertahanan; perlombaan nuklir dan persenjataan; dan banyak lagi. Ditakutkan bahwa perang ini akan berakhir dengan perang nuklir, yang akhirnya tidak terjadi. Istilah "Perang Dingin" sendiri diperkenalkan pada tahun 1947 oleh Bernard Baruch dan Walter Lippman dari Amerika Serikat untuk menggambarkan hubungan yang terjadi di antara kedua negara adikuasa tersebut.
Setelah AS dan Uni Soviet bersekutu dan berhasil menghancurkan Jerman Nazi, kedua belah pihak berbeda pendapat tentang bagaimana cara yang tepat untuk membangun Eropa pascaperang. Selama beberapa dekade selanjutnya, persaingan di antara keduanya menyebar ke luar Eropa dan merambah ke seluruh dunia ketika AS membangun "pertahanan" terhadap komunisme dengan membentuk sejumlah aliansi dengan berbagai negara, terutama dengan negara di Eropa Barat, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Meskipun kedua negara adikuasa itu tak pernah bertempur secara langsung, namun konflik di antara keduanya secara tak langsung telah menyebabkan berbagai perang lokal seperti Perang Korea, invasi Soviet terhadap Hungaria dan Cekoslovakia dan Perang Vietnam. Hasil dari Perang Dingin termasuk (dari beberapa sudut pandang) kediktatoran di Yunani dan Amerika Selatan. Krisis Rudal Kuba juga adalah akibat dari Perang Dingin dan Krisis Timur Tengah juga telah menjadi lebih kompleks akibat Perang Dingin. Dampak lainnya adalah terbaginya Jerman menjadi dua bagian yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur yang dipisahkan oleh Tembok Berlin. Namun ada pula masa-masa di mana ketegangan dan persaingan di antara keduanya berkurang. Perang Dingin mulai berakhir di tahun 1980-an ketika Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev meluncurkan program reformasi, perestroika dan glasnost. Secara konstan, Uni Soviet kehilangan kekuatan dan kekuasaannya terhadap Eropa Timur dan akhirnya dibubarkan pada tahun 1991.
Sejarah
Latar belakang
Kehadiran dan kekuatan Nazi Jerman memaksa pasukan Sekutu Barat dan pasukan Soviet bersatu untuk menghadapinya. Bagaimanapun, sejak awal aliansi antara Uni Soviet, negara komunis pertama di dunia, Amerika Serikat, negara kapitalis terkaya di dunia, dan Britania Raya, kerajaan terbesar di dunia, diwarnai oleh saling ketidakpercayaan dan tekanan ideologi.
Perang Dingin terbagi kedalam 5 era waktu :
1947–1953 | 1953–1962 | 1962–1979 | 1979–1991 | 1985–1991
Kejadian yang berhubungan dengan perang dingin
* Perang Vietnam
* Perang Korea
* Perang Soviet-Afganistan
* Perang sipil Kamboja
* Perang sipil Angola
* Perang sipil Yunani
* Krisis Kongo
* Runtuhnya Tembok Berlin
* Revolusi Hongaria
* Krisis Iran
* Krisis misil Kuba
Peserta Perang Dingin
* NATO
* Pakta Warsawa
* Gerakan Non-Blok
* Republik Rakyat Cina
* Sekutu Amerika Serikat diluar NATO
* Sekutu Uni Soviet diluar Pakta Warsawa
Perang Vietnam
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 739x599. |

Perang Vietnam, juga disebut Perang Indochina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin.
Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan USSR dan Tiongkok mendukung Vietnam Utara yang merupakan negara komunis.
Jumlah korban yang meninggal diperkirakan adalah 280.000 di pihak Selatan dan 1.000.000 di pihak Utara.
Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutamanya Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar.
Setalah berakhirnya perang ini, kedua Vietnam tersebut pun bersatu pada tahun 1976.
Salah satu korban paling terkenal dari Perang Vietnam adalah Kim Phuc.
Latar belakang
Vietnam dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 SM sampai mencapai kemerdekaan pada tahun 938. Setelah bebas dari belenggu penjajahan Tiongkok, Vietnam tidak berhenti menentang serangan pihak asing.
Pada abad ke-19, Vietnam menjadi wilayah jajahan Perancis. Perancis menguasai Vietnam setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an. Ekspansi kekuasaan Perancis disebabkan keinginan untuk menyaingi kebangkitan Britania Raya dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Perancis untuk menyaingi penguasaan industri Britania Raya.
Semasa pemerintahan Perancis, golongan rakyat Vietnam dibakar semangat nasionalisme dan ingin kemerdekaan dari Perancis. Beberapa pemberontakan dilakukan oleh banyak kelompok-kelompok nasionalis, tetapi usaha mereka gagal. Pada tahun 1919, semasa Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka. Permintaannya ditolak dan Vietnam dan seluruh Indochina terus menjadi jajahan Perancis.
Kelompok Viet Minh akhirnya mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Perancis dari Vietnam. Selama Perang Dunia II, Vietnam dikuasai oleh Jepang. Pemerintah Perancis Vichy bekerjasama dengan Jepang yang mengantar tentara ke Indochina sebagai pasukan yang berkuasa secara de facto di kawasan tersebut. Pemerintah Perancis Vichy tetap menjalankan pemerintahan seperti biasa sampai tahun 1944 ketika Perancis Vichy jatuh setelah tentara sekutu menaklukan Perancis dan jendral Charles de Gaulle diangkat sebagai pemimpin Perancis.
Setelah pemerintah Perancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat Vietnam. Pada akhir Perang Dunia II, Vietnam diberikan kemerdekaan oleh pihak Jepang. Ho Chí Minh kembali ke Vietnam untuk membebaskan negaranya agar tidak dijajah oleh kekuasaan asing. Ia menerima bantuan kelompok OSS (yang akan berubah menjadi CIA nantinya).
Pada akhir Perang Dunia II, pergerakan Viet Minh di bawah pimpinan Ho Chí Minh berhasil membebaskan Vietnam dari tangan penjajah, tetapi keberhasilan itu hanya untuk masa yang singkat saja. Pihak Jepang menangkap pemerintah Perancis dan memberikan Vietnam satu bentuk “kemerdekaan” sebagai sebagian dari rancangan Jepang untuk "membebaskan" bumi Asia dari penjajahan barat. Banyak bangunan diserahkan kepada kelompok-kelompok nasionalis.
Tanggal 1957 – April 30, 1975
Lokasi Asia Tenggara
Hasil Kekalahan politis dan militer Amerika Serikat
Perubahan wilayah Bersatunya Vietnam.
Pihak yang terlibat
Dari kubu Republik Vietnam
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 648x432. |

Republik Vietnam

Amerika Serikat
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Korea Selatan

Thailand
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Australia
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Selandia Baru
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Fillipina
Kekuatan : kurang lebih 1.200.000 orang (1968)
Korban yang tewas dari negara Republik Vietnam : 230.000 orang
korban yang terluka dari negara Republik Vietnam : 300.000 orang
korban yang tewas dari negara Amerika Serikat : 58.209 orang
korban yang terluka dari negara Amerika Serikat : 153.303 orang
korban yang tewas dari negara Korea Selatan : 5000 orang
korban yang terluka dari negara Korea Selatan : 11.000 orang
korban yang tewas dari negara Australia : 520 orang
korban yang terluka dari negara Australia : 0 orang
Dari kubu Republik Demokratik Vietnam
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Republik Demokratik Vietnam
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Front Nasional Kemerdekaan Vietnam Selatan
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Republik Rakyat Cina (RRC)
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Korea Utara
kekuatan : Kurang lebih 1.520.000 Orang (1968)
Korban yang tewas dari negara Republik Demokratik Vietnam : 600.000 orang
Korban yang terluka dari negara republik Demokratik Vietnam : 300.000 orang
korban yang tewas dari negara Front Nasional Kemerdekaan Vietnam Selatan : 600.000 orang
korban yang terluka dari negara Front Nasional Kemerdekaan Vietnam Selatan : 420.000 orang
korban yang tewas dari Negara Republik Rakyat Cina : 1.100 orang
korban yang terluka dari Negara Republik Rakyat Cina : 4.200 orang
Warga Sipil yang tewas pada tahun 1968 berjumlah kurang lebih 1.000.000 orang
Beberapa peristiwa
* 9 Februari 1965 - Pasukan kombat AS pertama dikirim ke Vietnam Selatan.
* 30 Januari 1968 - Serangan Tet
* 5 Februari 1968 - Pertempuran Khe Sanh dimulai.
* 11 Februari 1973 - Tahanan perang AS pertama dibebaskan oleh Viet Cong.
* 27 Februari 1973 - Persetujuan Damai Paris secara resmi mengakhiri Perang Vietnam.
* 29 Maret 1973 - Pasukan terakhir Amerika Serikat meninggalkan Vietnam Selatan.
Perang Korea

Perang Korea dari 25 Juni 1950 sampai 27 Juli 1953, adalah sebuah konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan. Perang ini juga disebut "perang yang dimandatkan" (bahasa Inggris proxy war) antara Amerika Serikat dan sekutu PBB-nya dan komunis Republik Rakyat Cina dan Uni Soviet (juga anggota PBB). Peserta perang utama adalah Korea Utara dan Korea Selatan. Sekutu utama Korea Selatan termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Britania Raya, meskipun banyak negara lain mengirimkan tentara di bawah bendera PBB.
Sekutu Korea Utara termasuk Republik Rakyat Tiongkok, yang menyediakan kekuatan militer, dan Uni Soviet yang menyediakan penasehat perang dan pilot pesawat, dan juga persenjataan, untuk pasukan China dan Korea Utara. Di Amerika Serikat konflik ini diistilahkan sebagai aksi polisi (Konflik Korea) di bawah bendera PBB dari pada sebuah perang, dikarenakan untuk menghilangkan keperluan Kongres mengumumkan perang.
Keterlibatan Republik Rakyat Tiongkok
Republik Rakyat Tiongkok baru terlibat secara langsung dalam perang ini pada bulan Oktober 1950. Ini terutama dikarenakan pemerintah Beijing kuatir bahwa pasukan Amerika Serikat akan mempergunakan kesempatan menduduki Korea Utara untuk kemudian menyerang provinsi-provinsi di timur laut Tiongkok. Di samping itu, faktor lainnya adalah dukungan Stalin kepada RRC untuk terlibat dalam perang Korea ini.
Akhir perang
Perang ini berakhir pada 27 Juli 1953 saat Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, dan Korea Utara menandatangani persetujuan gencatan senjata. Presiden Korea Selatan, Seungman Rhee, menolak menandatanganinya namun berjanji menghormati kesepakatan gencatan senjata tersebut. Namun secara resmi, perang ini belum berakhir sampai dengan saat ini.
Tanggal 25 Juni 1950 sampai gencatan senjata 27 Juli 1953. Karena belum ada perjanjian perdamaian, secara teknis konflik ini masih berlanjut sampai sekarang.
Lokasi Semenanjung Korea
Hasil Gencatan senjata; dibuatnya Zona Demiliterisasi Korea
Casus belli Invasi Korea Utara ke Korea Selatan
Pihak yang terlibat
Dari Kubu Korea Selatan
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

PBB:
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Kore Selatan
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Australia

Belgia
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Kanada
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Kolombia

Ethiopia
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Prancis
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Yunani
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Belanda
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Selandia Baru
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Fillipina
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Afrika Selatan

Thailand
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Turki
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Inggris

Amerika Serikat
Komandan : Syngman Rhee(Koreas Selatan) , Chung Il Kwon(Korea Selatan) , Doughlas MacArthur(Amerika Serikat) , Mark W.Clark(Amerika Serikat) , Matthew Ridgway(Amerika Serikat)
Kekuatan :
Korea Selatan : 590.911 orang
Amerika Serikat : 480.000 orang
Inggris : 63.000 orang
Kanada : 26.791 orang
Australia : 17.000 orang
Fillipina : 7.000 orang
Turki : 5.450 orang
Belanda : 3.972 orang
Perancis : 3.421 orang
Selandia Baru : 1.389 orang
Thailand : 1.294 orang
Yunani : 1.263 orang
Kolombia : 1.068 orang
Belgia : 900 orang
Afrika Selatan : 826 orang
Luxembourg : 44 orang ( Medic atau Perawat )
Total nya 941.359 - 1.139.518 orang
Korban yang Tewas Dari Negara Amerika Serikat : 50.000 orang
Korban yang Terluka Dari Negara Amerika Serikat : 10.3000 Orang
Korban yang Tewas Dari negara Korea Selatan 673.000 Orang
Total Korban : 1.271.144 - 1.818.410 orang
Dari Kubu Korea Utara / Komunis
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x400. |

Korea Utara
| This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x533. |

Republik Rakyat Cina (RRC)

Uni Soviet
Kekuatan :
Korea Utara : 260.000 orang
Uni Soviet : 780.000 orang
Republik Rakyat Cina (RRC) : 260.000
Total 1.066.000 orang
Korban yang tewas Dari Negara Republik Rakyat Cina (RRC) : 145.000 orang
Korban yang Terluka Dari Negara Republik Rakyat Cina (RRC) : 260.000 orang
Korban yang tewas dari negara Uni Soviet : 315.000 orang
Total Korban : 1.858.000 - 3.822.000 orang
Warga Sipil yang tewas dan Terluka berjumlah : Jutaan orang dan tak terhitung kerugian dan Kerusakannya.
Perang Saudara Somalia

Perang yang berlangsung dari tahun 1988 - 2006
Perang Saudara di Somalia adalah konflik bersenjata di Somalia yang dimulai pada tahun 1988.Revolusi (1986-92) - intervensi PBB (1992-95) - Upaya di rekonsiliasi (1991-2004) - Konsolidasi (1998-2006) - Advance dari ICU (2006) - Ethiopia intervensi (2006-sekarang)
Tanggal 1988 - Present 1988 - Present
Location Lokasi Somalia Somalia
Status Conflict ongoing Konflik berlangsung
Casualties and losses Korban jiwa dan kerugian
Korban jiwa : 300,000 - 400,000
Korban yang Tewas 300.000 - 400.000 mati
Downfall dari Siad Barre (1986-1992)
Tahap pertama yang membatasi perang sipil dari insurrections terhadap rezim yang represif Siad Barre. Setelah itu ousting dari kuasa pada 26 Januari 1991, sebuah counter-revolusi berlangsung untuk mencoba untuk kembali kepadanya sebagai pemimpin negara.Kekerasan yang semakin berkembang dan semrawut situasi ke krisis kemanusiaan dan keadaan Aksi.
Kemudian pada tahun 1991, untuk menyekat lebih dari memerangi kekerasan di selatan, Republik Somaliland menyatakan dirinya independen, walaupun tidak secara resmi diakui sebagai tersebut oleh masyarakat internasional.Ini meliputi bagian barat laut negara (antara Djibouti dan timur laut daerah yang dikenal sebagai Puntland).
Campurtangan PBB (1992-1995)
Resolusi Dewan Keamanan PBB 733 dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 746 dipimpin untuk pembuatan UNOSOM saya, pertama misi kemanusiaan untuk memberikan bantuan dan membantu memulihkan ketertiban di Somalia setelah terjadinya perceraian dari pemerintah pusat.
Resolusi Dewan Keamanan PBB 794 suara bulat telah disahkan pada 3 Desember 1992, yang disetujui koalisi United Nations peacekeepers dipimpin oleh Amerika untuk membentuk UNITAF, dengan tugas memastikan bantuan kemanusiaan dan perdamaian didistribusikan didirikan di Somalia.Kemanusiaan pasukan PBB mendarat pada tahun 1993 dan mulai dua tahun upaya (terutama di selatan) untuk meringankan kelaparan kondisi.
Kritik dari US menunjukkan bahwa keterlibatan "hanya sebelum pro-US President Mohamed Siad Barre telah terguling pada tahun 1991, hampir dua pertiga dari wilayah negara telah diberikan sebagai konsesi minyak ke Conoco, Amoco, Chevron dan Phillips. Conoco bahkan para pemburu Mogadishu korporat kompleks kedutaan Amerika Serikat untuk beberapa hari sebelum Marines mendarat, dengan pertama Bush administrasi utusan khusus digunakan sebagai markas sementara. yang telah penegasan yang sinis, bukan murni kemanusiaan sikap,Amerika Serikat telah melakukan kontrol untuk mendapatkan minyak konsesi.Somalia tidak memiliki cadangan minyak terbukti, tetapi ada dianggap tidak mungkin cadangan Puntland.Bahkan saat ini, eksplorasi minyak masih kontroversi.Transisi Pemerintah Federal telah memperingatkan investor untuk tidak membuat kesepakatan sampai stabilitas adalah sekali lagi kepada negara.
Untuk alasan tidak banyak yang paling dikhawatirkan imperialisme, Somalis berlawanan dengan keberadaan asing.Pada awalnya, yang Somali people yang senang tentang merangsum PBB dan US membawa pasukan mereka tetapi segera datang untuk percaya bahwa kedua berada di luar dikonversi mereka dari agama mereka. ini ide ini dianggap oleh beberapa telah diperkenalkan oleh laksamana Mohamed Farrah Aidid.Pada periode antara Juni dan Oktober, beberapa gun peperangan di Mogadishu antara gunmen lokal dan peacekeepers mengakibatkan kematian 24 mahu menglangsaikan hutang kad kreditnya dan 19 tentara AS (US total kematian adalah 31), yang kebanyakan dibunuh dalam Pertempuran Mogadishu. 1000 Somali militia were killed in that battle. 1000 milisi Somalia yang dibunuh dalam peperangan. The incident later became the basis for the book and movie Black Hawk Down . Insiden yang kemudian menjadi dasar untuk buku dan film Black Hawk Down. The UN withdrew on March 3 , 1995 ,Pesanan di Somalia masih belum dikembalikan.
Divisi Somalia (1998-2006)
Periode 1998-2006 melihat pernyataan dari sejumlah dinyatakan otonom sendiri menyatakan dalam Somalia.Tidak seperti Somaliland, mereka semua pergerakan dari otonomi, tetapi tidak serentak tuntutan kemerdekaan.pengalaman dari negara Puntland dinyatakan "sementara" kemerdekaan pada tahun 1998, dengan tujuan yang akan berpartisipasi dalam setiap rekonsiliasi Somalia untuk membentuk sebuah pemerintah pusat baru.Kedua pergerakan terjadi pada tahun 1998 dengan pernyataan dari negara Jubaland di selatan.
Ketiga sendiri-pengalaman entitas dipimpin oleh Rahanweyn Ketahanan Army (RRA) didirikan pada tahun 1999, di sepanjang baris yang Puntland.Yang "sementara" adalah reasserted diri pada tahun 2002.Ini menyebabkan otonomi dari Somalia Barat Daya.RRA yang awalnya telah menyiapkan administrasi yang otonom melalui Teluk dan Bakool wilayah selatan dan pusat Somalia di tahun 1999.Jubaland wilayah yang dicanangkan sebagai dicakup oleh negara dari Somalia Barat Daya dan statusnya tidak jelas.
Sebuah keempat menyatakan diri-negara dibentuk sebagai Galmudug pada tahun 2006 di respon terhadap pertambahan daya dari Uni Pengadilan Islam.Somaliland juga dipandang sebagai negara otonom oleh banyak Somalis walaupun asli yang lain pergi langkah dalam pengumuman kemerdekaan penuh.
Juga selama periode ini, berbagai upaya rekonsiliasi di bertemu dengan ukuran lebih kecil atau lebih besar dari keberhasilan.Gerakan seperti ketika suku-Pemerintah Nasional Transisi (tng) dan Rekonsiliasi Somalia dan Pemulihan Council (SRRC) akhirnya menyebabkan yayasan, pada bulan November 2004, dari Pemerintah Transisi Federal (TFG).Namun, suka dan marga-berbasis kekerasan terus sepanjang periode dan yang disebut gerakan nasional pemerintah telah sedikit kontrol negeri pada saat itu.
Naik dari ICU, Perang dengan ARPCT, TFG dan Ethiopia (2006-sekarang)
Pada 2004, Pemerintah Transisi Federal (TFG) didirikan di Nairobi, Kenya.Hal-hal yang masih terlalu kalut dalam bersidang di Somalia ke Mogadishu.Pada awal 2006, TFG dipindahkan untuk mendirikan sebuah kursi sementara pemerintah di Baidoa.
Pada bagian awal tahun 2006, Aliansi untuk Pemulihan Perdamaian dan Kontra-Terorisme (ARPCT) dibentuk sebagai aliansi yang sebagian besar terdiri dari Mogadishu-sekuler berbasis warlords.Mereka yang berlawanan dengan naiknya-hukum Syari'ah yang berorientasi Uni Pengadilan Islam (ICU), yang telah pesat consolidating daya.Mereka didukung oleh dana dari US CIA.Hal ini menyebabkan meningkatnya konflik di ibukota.
Tinggi dari ICU daya
Dengan Juni 2006, ICU berhasil menangkap ibukota, Mogadishu, di Kedua Pertempuran Mogadishu.Mereka pergi yang ARPCT dari Mogadishu, dan berhasil persuading lain atau memaksa mereka untuk bergabung warlords fraksi.Kekuasaan mereka tumbuh sebagai dasar mereka diperluas ke perbatasan Puntland dan mengambil alih selatan dan tengah Jubaland.
Gerakan Islam yang semakin luas dan daya dasar nafsu menyebabkan semakin terbuka perang antara lain Islamists dan golongan Somalia, termasuk Transisi Pemerintah Federal (TFG), Puntland dan Galmudug, yang kedua yang dibentuk sebagai otonomi khusus untuk melawan negara yang Islamists .Ia juga disebabkan campur tangan Ethiopia, yang mendukung kekuatan sekuler Somalia.ICU yang didakwa mendapat dukungan dari Ethiopia's saingan, Eritrea dan asing mujahideen, dan mengisytiharkan jihad terhadap Ethiopia menanggapi dengan pekerjaan dari Gedo dan penyebaran sekitar Baidoa.
Ethiopia dan gagalnya intervensi dari ICU
Pada Desember 2006, ICU dan TFG memulai Pertempuran Baidoa.Perkelahian juga kalau di sekitar kota Somalia Bandiradley di Mudug dan Beledweyn di Hiran daerah.ICU yang bertujuan untuk memaksa Ethiopians off Somalia tanah.Namun, mereka dikalahkan di semua peperangan dan besar dipaksa untuk menarik ke Mogadishu.Setelah singkat akhir tindakan di Pertempuran Jowhar pada 27 Desember, pemimpin-pemimpin yang ICU diri.
Mengikuti Pertempuran Jilib, berjuang 31 Desember 2006, Kismayo jatuh ke TFG dan pasukan Ethiopia, pada 1 Januari 2007.Perdana Menteri Ali Mohammed Ghedi disebut untuk negara untuk mulai bersifat.
Islam kekacauan dan ulangan kemunculan antar suku berkelahi
Tidak cepat memiliki ICU telah diarahkan dari medan perang daripada mereka pasukan dibubarkan untuk memulai perang gerilya terhadap Ethiopia dan Somalia memaksa pemerintah. Simultaneously,Bersamaan dengan itu, akhir yang perang diikuti oleh lanjutan dari konflik kesukuan yang ada.
Untuk membantu mendirikan keamanan, yang diusulkan Misi Uni Afrika untuk Somalia (AMISOM) telah berwenang untuk dikirim sebanyak 8.000 peacekeepers ke negara. Misi ini memperluas cakupan negara yang dapat berpartisipasi dalam misi sebelumnya diusulkan dipimpin oleh Horn dari Afrika-bangsa yang berbasis IGAD.The Islam grup memimpin pemberontakan, yang dikenal sebagai Populer pemuda dalam Gerakan Tanah Dua dari migrasi (PRM), bernazar untuk menentang kehadiran pasukan asing.





0 komentar:
Posting Komentar